Showing posts with label sajak. Show all posts
Showing posts with label sajak. Show all posts

Wednesday, July 7, 2010

Lerai Lara

epilog Lara Rindu

Lerai Lara

Kalau bintang bisa dijadikan saksi
Akan kupetik untuk kupersembahkan padamu
Kalau rembulan boleh melakar sayap
Akan kupinjam agar aku sampai padamu

Kalau sayang tidak bisa terungkap
Biar hati yang tolong bicarakan
Kalau cinta belum kesampaian
Biar bibir yang tolong ungkapkan

Bila hati kecewa
Lara dibawa jauh
Rindu dibiarkan sepi
Sukma dilanda badai

Salah jangan dibiar
Silap jangan didiam
Hati jangan sendiri
Kelak akan memakan diri

Langkah majukan bersama
Cinta ungkapkan berdua
Sayang semaikan selalu
Rindu jangan biar terkubur

Kembali menjalin kasih
Rasai rindu yang menggunung
Lampiaskan cinta sedalamnya
Agar bahagia sentiasa.

sajak ni telah di'cut' daripada novel
kredit to Lara Rindu

Kisah kasih kita

prolog Lara Rindu

Kisah Kasih Kita

Kala sinar dikata terang
Rupanya cahaya dari rembulan
Kerlipan bintang yang terbias

Kala cinta baru bermula
Lara yang menjemput ia
Tika itu keruh jadi jernih

Kala kasih hendak dipadu
Hempedu manikam yang bertandang
Permata rupanya kaca

Kala hati berbunga rindu
Hati melarat rasa sayu
Jantung mendetakkan sendu

Kala riang di tangga jiwa
Rupanya duka di pinggir hati
Suka tenggelam di laman kalbu

Kala kita semakin sayang
Kala itu rindu bertandang
Kala itu kasih berpaut
Kala itu cinta berputik

Kala itu segalanya terlerai
Kala itu percaya dikhianti
Kala itu hati disakiti
Kala itu jiwa terbelenggu rindu
Rindu yang lara...

sajak ni telah di'cut' daripada novel. hanya ada pada versi elektronik, bukan dalam versi cetak
kredit to Lara Rindu

Wednesday, July 23, 2008

Kasih Seorang Wanita


Terima kasih Hawa
Kerana sudi temani Adam
Hidup ini tidak sunyi lagi

Kau sungguh tampan
Hingga membuatku tergoda
Wahai Yusuf,
Curahkan sedikit kasihmu
Agar hati Zulaikha tidak kering lagi

Kerajaanmu mewah
Agung....besar.....
Aku bangga padamu Sulaiman
Ambillah istana ini
Ambillah sekali jasad dan hati ini
Balqis rela demi kasih pada Yang Satu

Nampaknya kau tidak berubah
Aku hanya pasrah
Setiaku masih milikmu
Tidak akan hilang selagi
Asiah masih milikNya

Aku seorang wanita
Tidak punya suami
Tapi punya anak yang comel
Kasihku pada Isa tetap teguh
Seperti kuatnya hatiku melawan fitnah ini

kerana hati Mariam ada pada-Nya

Kasihmu tidak pernah hilang
Pergimu tiada pengganti Khadijah
Kau membuat hidup Muhammad sunyi
Walau bersama bidadari dunia

Aku hanya mampu pertaruhkan setia
Kasihmu membawaku bahagia wahai Ali
Kasih ayahanda membawa rahmat
Fatimah sentiasa bersyukur pada-Nya
Atas segala nikmat-Nya

Aku? cinta?
Hanya dia Yang Satu
Cukuplah Dia mencintaiku

Kasih Rabiatul Adawiyah
Tidak pernah berpenghujung pada-Nya

Dan aku
Kasihkan segalanya
Rinduku pada-Nya
Membuak rasa..
Dan itu sudah mencukupi bagiku.